Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meminta OJK Kominfo Blokir 5 Aplikasi Mata Elang yang Dipakai Debt Collector

Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan ataupun OJK secara formal sudah memohon Departemen Komunikasi serta Informatika( Kominfo) buat memblokir aplikasi Mata Elang. Permintaan itu di informasikan ke Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan lewat pesan yang dikirim otoritas bernomor S- 124/ MS. 3/ 2021 pada Kamis, 29 Juli 2021.




Dalam pesan itu dipaparkan alibi otoritas memohon aplikasi tersebut diblokir. OJK mengatakan tadinya sudah menemukan data soal terdapatnya sebagian aplikasi yang digunakan oleh para tenaga jasa penagih ataupun debt collector buat melaksanakan penarikan objek sitaan dengan melanggar syarat yang berlaku.


Sehabis OJK melaksanakan penelusuran, ditemui salah satu syarat yang dilanggar merupakan Peraturan Menteri Komunikasi serta Informatika No 5 Tahun 2020. Beleid itu mengendalikan tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat serta Pasal 50 POJK No 35/ POJK. 35/ 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Industri Pembiayaan.


Dalam temuannya, dikenal beberapa aplikasi tidak melaksanakan registrasi. Kalaupun terdapat yang sudah mempunyai ciri catatan, tetapi tidak memberi tahu pergantian data. Hingga dalam ketentuan itu pula diatur menteri dapat menggunakan sanksi adiminstratif.


Tidak hanya itu permintaan pemblokiran aplikasi pula didasarkan pada pasal 50 POJK No 35/ POJK. 05/ 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Industri Pembiayaan. Dalam beleid itu disebutkan eksekusi agunan oleh industri pembiayaan wajib penuhi beberapa ketentuan.


<!-- more--



Eksekusi agunan, misalnya, harus dituangkan dalam kabar kegiatan eksekusi agunan. Industri pembiayaan dikala mengeksekusi agunan pula harus menginformasikan ke debitur tentang outstanding pokok terutang, bunga yang terutang, denda yang terutang, bayaran terpaut eksekusi agunan, serta mekanisme penjualan agunan dalam perihal Debitur tidak menuntaskan kewajibannya.


" Bersumber pada perihal tersebut di atas, mohon dorongan Kerabat buat bisa melaksanakan pemblokiran web, media sosial, serta aplikasi pada Google Play Store( terlampir) dalam rangka membagikan proteksi kepada warga," semacam dilansir dari isi pesan OJK yang ditandatangani oleh Deputi Komisioner Ikatan Warga serta Logistik OJK Anto Prabowo, dilansir, Jumat, 30 Juli 2021.


Pesan itu pula melampirkan catatan 5 aplikasi yang digunakan buat melaksanakan aktivitas serta diprediksi melanggar syarat registrasi penyelenggaraan sistem elektronik( PSE).


Dalam suratnya ke Kominfo, OJK mengatakan kelima aplikasi buat diblokir itu merupakan BestMatel R4 di Google Play, Luar biasa Matel for Android( APK Unduh) di apkpure. com serta Luar biasa Matel- Mata Elang APK- Free Unduh for Android( androidout. com). Terdapat pula Matel Apps: Aplikasi Mata Elang Mobil serta Motor( apk. tools), serta Luar biasa MatelR2- Aplikasi Mata Elang Motor( apk. tools).



Posting Komentar untuk "Meminta OJK Kominfo Blokir 5 Aplikasi Mata Elang yang Dipakai Debt Collector"